4 jenis Penyakit Ikan Lele Penyebab Kebangkrutan

05.02
Kamtian dalam jumlah besar adalah salah satu faktor utama penyebab kerugian bahkan kebangkrutan usaha budidaya lele, kematain tersebut rata-rata terjadi karena ikan lele terinfeksi bakteri penyebab penyakit. Satu ikan lele terkena penyakit, dampaknya akan sangat buruk, karena rata-rata penyakit pada ikan dapat menular. Untuk dapat mencegah itu semua anda harus mengetahui penyebab, ciri-ciri ikan lele yang sakit, dan cara pencegahan maupun pengobatanya.

Untuk pencegahan, bisa anda lakukan dengan cara penggantian air yang rutin. Namun jika anda menggunakan kolam tanah sebagai media?, anda harus melakukan pencegahan sedini mungkin. Di dalam tanah banyak mengandung bakteri jahat yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit pada ikan lele. Pencegahan penyakit pada ikan lele untuk budidaya menggunakan media kolam tanah, bisa anda lakukan saat tahap persiapan kolam atau sebelum penanaman benih, biasanya para petani melakukan pengeringan kolam dengan cahaya matahari langsung, tujuanya agar bakteri jahat penyebab penyakit mati, kemudian menamburkan garam ke dasar kolam dan sebagainya, anda bisa membaca tentang tatacara budidaya menggunakan kolam tanah disini.

Inilah bebrapa jenis penyakit pada ikan lele yang sering di temui para petani

Keputihan, ini adalah sebutan nama penyakit pada ikan lele di daerah saya, mungkin di setiap daerah punya sebutan yang berbeda-beda. Penyakit ini di sebabkan oleh jamur, biasanya menyerah ikan lele yang sedang dalam kondisi lemah atau luka. Ciri-ciri-nya terdapat serabut putih seperti kapas di areal sekitar anggota badan yang terluka. Untuk mencegah menularnya penyakit tersebut, anda bisa menggunakan campuran garam, cuka dan air, dengan takaran 1 kg garam untuk kolam ukuran 25m2, cuka 1 botol dan air 5 liter.

Bintik-bintik putih, Penyakit ini di sebabkan oleh bakteri jahat, biasanya di karenakan kondisi air yang kotor, serta banyak endapan sisa makanan di dasar kolam. Ciri-cirinya terdapat bintik-bintik putih di bagian badan dan insang, dampaknya dapat menyebabkan kerusakan bada bagian badan dan insang dan menimbulkan kematian, cara pencegahan agar tidak menular, lakukan penggantian air, buang ikan yang terinfeksi penyakit, taburkan garam ke kolam secukupnya hingga 2-4 hari, kemudian lakukan sanitasi secara rutin.









Parasit, Ikan yang terkena parasit biasanya lebih sering menggantung di permukaan, Parasit sendiri mengakibatkan menurunya nafu makan, merusak kulit dan insang, dan menimbulkan kematian. Ciri-ciri lain selain menggantung di permukaan yaitu keluar lendir, warna ikan agak pucat, dan sirip lebih sering menguncup. Untuk pencegahan agar parasit tidak menular, ganti air kemudian taburkan garam secukupnya, atau menggunakan buah mengkudu yang di haluskan campur dengan air, dan  sedikit cairan kallium permagante, tunggu hingga menyatu, kemudian taburlkan ke kolam.

Penyakit Cacar, penyakit ini salah satu penyakit terganas pada ikan lele maupun ikan air tawar lainya, ciri-cirinya terdapat borok di bagian badan, penyakit ini di timbulkan karena ikan terinfeki bakteri Aromonas dan Pseudomonas. Untuk pengobatan anda bisa menggunakan bahan-bahan, daun pepaya, buah mengkudu, dan garam, caranya tumbuk daun pepaya, campur dengan potongan buah mengkudu yang telah masak, sedikit garam dan air, kemudian taburkan ke kolam.

Akan lebih baik jika anda melakukan pencegahan sedini mungkin ketimbang harus mengobati lele yang sudah terkena penyakit, pencegahan penyakit akan memaksimalkan hasil panen budidaya lele. Untuk melakukan pencegahan hal yang harus sangat di perhatikan adalah Kebersihan kolam air dan lingkungan sekitar kolam, kemudian lakukan penggantian air secara rutin, 2 minggu sekali, sanitasi secara rutin, minimal 4 hari sekali, baca Tips mencegah penyakit pada ikan lele yang benar

Untuk pengobatan alami anda bisa menggunakan garam, dan tanaman maupun buah-buahan sperti buah mengkudu, kunyit, bawang putih dan daun pepaya.

Share this :

Previous
Next Post »