Cara Ternak Lele Tanpa Gagal

07.50
Cara Ternak Lele Tanpa Gagal


Bisnis budidaya ikan lele sebenarnya sangat menjanjikan, namun meski demikian masih banyak para pemula yang takut memulai, karena takut bisnis budidaya lelenya akan gagal, untuk itu kami berikan informasi untuk anda semua yang nantinya bisa anda jadikan refrensi sebagai dasar bisnis budidaya ikan lele yang akan anda jalani.

Cara budidaya ikan lele tanpa gagal
Untuk tata cara persiapan kolam, dan lain-lain tidak akan kami bahas disini karena akan terlalu panjang nantinya, anda bisa baca Cara budidaya ikan lele di kolam tembokCara budidaya ikan lele di kolam terpalCara budidaya ikan lele sistem organikCara budidaya ikan lele sistem bioflok.
Kita akan masuk ke substansinya saja, bagaima agar bisnis budidaya ikan lele yang anda lakukan bisa berhasil, dan bagaimana cara meminimalisir kegagalan dalam budidaya ikan lele.

Pokok permasalah dalam kegagalan budidaya ikan lele hanya ada 2, yang pertama kematian dalam jumlah besar, dan perkembangan ikan lele yang tidak sesuai siklus panen, penyebab kematian ikan lele dalam jumlah besar bisa di sebabkan karena pengelolaan budidayanya begitupun pertumbuhan yang tidak sesuai.

Berikut kami berikan beberapa tips untuk meminimalisir kegagalan dalam budidaya ikan lele.

Pemilihan benih ikan lele
Benih ikan adalah faktor pertama yang harus di perhatikan, pemilihan benih yang buruk akan berdampak pada pertumbuhan ikan lele yang lambat, dan juga kematian meskipun perawatan dan pemberian pakan sudah di lakukan secara intensif. Pilihlah benih yang berasal dari hasil budisaya benih ikan lele, budidaya yang mengkhusuakan benih akan lebih terjaga kualitasnya karena di pelihara secara insentif, benih yang baik memiliki gerakan lincah, ukuranya harus serupa dan tidak besar kecil, serta tubuhnya tidak luka.

Pemberian pakan ikan lele
Lakukan pemberian pakan secara intensif 3x dalam sehari dengan jumlah yang cukup, ini juga penting mengingat ikan lele merupakan jenis ikan yang bersifat kanibal, jika ikan kelaparan ia bisa memakan ikan lele yang lain, hal ini dapat memicu kebiasaan ikan yang berdampak pada kehilangan dalam jumlah besar. Bayangkan saja jika ada 10 ikan lele yang memakan ikan lele lainya 1 ikan dalam sehari, jumlah ikan akan berkurang sebanyak 10 ekor dalam sehari, jika itu terjadi dalam waktu 2 bulan, berarti ikan yang mati akibat di makan ikan lele yang lain jumlahnya 600 ekor.

Pengelolaan air untuk ikan lele
Perhatikan Ph air, jika anda menggunakan media kolam terpal atau plastik sebaiknya gunakan juga probiotik, kotoran dan sisa makanan akan menumpuk di dasar kolam, hal itu bisa menurunkan Ph air, tidak hanya itu, kotoran dan sisa makanan yang tidak terurai akan berubah menjadi racun yang dapat membunuh ikan lele, perubahan Ph air di tandai dengan bau yang menyengat, warna tidak lagi biru cerah tetapi lebih ke coklat dan hitam, jika itu terjadi segera lakukan penggantian air sebanyak 60 % dan beri probiotik agar kotoran dan sisa makanan dapat terurai.
PH 4 : ikan mati
PH 5 : ikan tidak dapt berkembang biak
 PH 6 : pertumbuhan ikan menurun
PH 7-8 : pertumbuhan ikan baik
PH 9 : pertumbuhan ikan menurun
PH 10 : tidak dapt berkembang biak
PH 11 : ikan mati

Jika 3 hal diatas di perhatikan dan di terapkan dengan benar insya allah kegagalan dalam budidaya ikan lele tidak akan terjadi.

Share this :

Previous
Next Post »