Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Tembok

11.56

Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Tembok
Kenapa memilih kolam tembok untuk budiday ikan lele ?, ada banyak faktor sebenarnya, tetapi yang sering menjadi alasan kenapa banyak petani ikan lele memilih kolam tembok sebagai media untuk budidaya ikan lele adalah, kolam tembok bisa bertahan lama, dengan media kolam tembok, proses budidaya ikan lele lebih mudah di kontrol, dalam hal perawatan juga lebih mudah.
Berikut tata cara budidaya ikan lele menggunakan media kolam tembok.


Persiapan kolam tembok
pertama, yang anda harus lakukan sebagai persiapan pemeliharaan ikan lele di dalam kolam tembok adalah pembersihan kolam tembok itu sendiri, pembersihan di lakukan di dalam dan di sekitar lingkungan kolam, bentuk kolam tembok yang baik untuk budidaya ikan lele adalah petak dan di lengkapi dengan pipa pembuangan air, untuk memudahkan penggantian ataupun pengurasan air di waktu panen. Ketinggian kolam minimal 150 cm di baian pinggir, untuk memastikan kebersihan kolam dari bakteri yang dapat menghambat atau menimbulkan penyakit bagi ikan lele, anda bisa menggunakan desinfektan berupa KMN 04 sebanyak 30 liter untuk tiap kolam, campur dengan air dan semprotkan ke kolam tembok, diamkan kurang lebih hingga 5 hari, setelah kolam bersih, masukan air setinggi 120cm ke dalam kolam diamkan hingga 1 minggu setelah itu benih siap di tebar.



Pemilihan benih Ikan lele
Agar budidaya ikan lele yang anda lakukan bisa mendapatkan hasil yang maksimal, perlu di perhatikan kualitas benih, benih merupakan faktor utama kesuksesan budidaya ikan lele. Benih yang bagus haruslah memiliki gerak yang aktif, standar benih sebar untuk budidaya ikan lele memiliki bobot standar 8 sampai 15 gram per ekornya, untuk ukuran padat tebarnya yaitu sekitar 15 sampai 20 ekor per meter persegi, anda tinggal kalikan dengan volume kolam tembok yang anda punya. Lakukan penebaran benih di waktu pagi atau sore hari, hal itu bertujuan untuk menghindari suhu yang terlalu tinggi di dalam kolam saat proses penebaran, masukan air kolam kedalam air bawaan benih, biarkan air tercampur hingga kurang lebih 15 menit, agar benih ikan lele bisa menyesuaikan dengan air yang baru, setelah itu benih ikan lele di masukan ke dalam kolam secara perlahan.


Pemberian pakan ikan lele
Pemberian pakan untuk budidaya ikan lele di kolam tembok maupun budidaya ikan lele di kolam terpal sebenarnya sama saja, hanya media kolamnya saja yang berbeda. Ikan lele adalah jenis ikan yang beesifat kanibal atau pemakan sesama ikan lele, anda bisa menggunakan 2 jenis pakan, yaitu pakan alternatif dan pelet komersil, pakan alternatif bisa berupa ikan rucah yang di olah, pemberian pakan di lakukan pada pagi, sore, dan malam haru, perlu di perhatikan, berikan pakan yang cukup, pemberian pakan alternatif bisa di lakukan setelah umur ikan 1 bulan keatas.


Perawatan dan pemeliharaan ikan lele
Cara budidaya ikan lele e di kolam tembok harus memperhatikan kebersihan kolam dan lingkungan kolam untuk mencegah adanya hama seperti ular yang dapat memangsa ikan gurame saat masih berukuran kecil. Dalam cara budidaya ikan lele di kolam tembok tidak perlu mengganti air, karena medianya kolam tembok, anda hanya perlu memperhatikan suhu air dalam kolam saja, untuk menjaga suhu agar tetap stabil, anda bisa memberi tumbuhan eceng gondok.


Proses panen ikan lele
Jika proses budidaya berjalan dengan normal, proses panen bisa di lakukan saat ikan lele menginjak umur 2,5 sampai 3 bulan.
Yang perlu di perhatikan agar budidaya ikan lele di kolam tembok yang anda lakukan bisa berhasil, yang pertama adalah benih, pipihlah benih yang benar-benar berkualitas, memiliki gerak aktif, warna yang cerah dan tidak luka. Pemberian pakan juga harus di perhatikan, lakukan pemberian pakan secara intensif dengan jumpah yang cukup, ikan yang kurang asupan pakan dapat membuat ikan lele memakan ikan lele yang lain.


Share this :

Previous
Next Post »