metode budidaya lele ampuh menghasilkan

01.28
Lautlele.blogspot.com, Metode atau cara mengembangkan usaha budidaya lele saat ini sudah sangat berfariasi, mungkin hampir tiap-tiap daerah, tiap-tiap pelaku usaha memiliki senjatanya tersendiri dalam menjalankan bisnis ini.


Omset besar dalam usaha ini memang sangat di tentukan oleh harga jual dari ikan lele itu sendiri, namun jika harga jual tinggi namun hasil panen yang tidak sesui dengan pengeluaran sebagai biaya oprasional maka akan tetap merugikan si pelaku usaha. Bagaimana menangani ini semua, Seorang pelaku bisnis kawakan pernah mengatakan, jangan pernah bersaing di harga, tapi bersainglah di kualitas, jika anda bersaing di harga, suatu saat anda akan menjual dengan harga murah karna ketidak mampuan dalam persaingan.

Kalimat di atas mungkin cocok untuk pelaku bisnis pembibitan ikan lele, ada beberapa metode pemijahan untuk menghasilkan benih ikan lele, namun cara yang paling praktis adalah menggunakan kolam bak, jika anda ingin mengetahui cara pemijahan menggunakan metode kolam bak, anda dapat baca disini.

Pada kesempatakan kali ini lautlele, akan lebih terfokus kepada bisnis pembesaran, ada beberapa hal yang harus di perhatikan jika ingin menjalankan bisnis ini, yang pertama, media apa yang anda gunakan sebagai kolam, karena tiap-tiap jenis kolam memiliki, perbedaan dalam segi perawatannya. Kolam yang paling banyak di gunakan saat ini adalah kolam terpal dan beton, kedua jenis kolam ini relatif lebih mudah dalam segi perawatan, khususnya dalam segi penggantian air, karna saat pembuatanya anda bisa langsung meletakan lubang pembuangan air dengan pipa.

 

Hal-Hal yang perlu di perhatikan

Pemilhan benih/bibit.
Benih adalah langkah awal keberhasilan usaha anda, bibit kualitas baik, memiliki ketahan lebih terhadap resiko kematian, jadi sangat penting memilih benih yang baik sebagai langkah awal, agar kedepanya lebih akan lebih mudah, ciri-ciri bibit kualitas baik diantaranya adalah, gerakan yang agresif dan ukuran yang hampir merata. Anda bisa mempelajari tips memilih benih lele kualitas baik sebelum melakukan pembelian.

Pengelolaan air
Pengelolaan air di tunjukan untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan buruk yang bisa terjadi karena kualitas air yang kurang baik, seperti tumbuhnya bakteri jahat penyebab penyakit dan kekurangan kadar ogsigen dalam air, walaupun lele dapat hidup di dalam air dengan kadar ogsigen rendah, namun tetap saja hal itu dapat mengurangi pertumbuhanya. Ganti air secara teratur.

Pemberian pakan
Lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki sifat kanibalisme ( pemakan sesama ), jika pemberian pakan kurang teratur, atau teratur namun jumlahnya tidak sesuai dengan jumlah ikan yang ada di kolam, maka dapat menimbulkan lele bersifat kanibal karena kekurangan pakan. Jadi berikan pakan secara teratur, dengan jumlah yang di sesuaikan umur dan jumlah ikan tersebut.

Penyortiran
Hal ini di tujukan untuk memisahkan ikan dengan berbagai ukuranya menjadi 2 atau 3 kolam, sangat sulit memang membuat lele bisa besar sama rata dengan jangka waktu yang sama, maka dari itu anda perlu melakukan penyortiran, untuk menghindari ikan yang lebih besar memangsa ikan yang lebih kecil, ataupun kekurangan asupan makan pada ikan yang lebih kecil.

Pemberian vitamin dan obat-obatan
Saat setelah melakukan penyortiran, ikan cenderung akan mengalami stres, anda perlu memberikan obat untuk menjegah stres berkepanjangan. Akibat stres nafsu makan pada ikan akan berkurang, bahkan ikan akan memuntahkan makananya jika setelah penyortiran anda langsung memberikan pakan. Jadi berikan taburkan obat stres, kemudian diamkan hingga 6 sampai 8 jam, lalu berikan vitamin penambah nafsu makan sebelum memberikan pakan.

Kebanyakan kegagalan usaha ini di sebabkan oleh kematian dalam jumlah besar, atau pertumbuhan yang tidak sesuai, hal itu bisa terjadi karena penyakit, kanibalisme, atau benih yang kurang baik, sedangkan pertumbuhan yang tidak sesuai bisa di sebabkan karena asupan pakan yang kurang teratur, ataupun kadar protein yang kurang pada pakan tersebut, bisa juga di sebabkan oleh penyakit yang mengakibatkan berkurangnya nafsu makan, anda perlu melakukan pencegahan penyakit pada ikan lele sedini mungkin, bisa dengan mengganti air secara teratur seperti yang telah saya sampaikan diatas tadi, atau bisa juga menggunakan bahan-bahan seperti daun pepaya, mengkudu, bawang putih dan garam untuk pengobatanya.

Lele pada umumnya akan panen pada rentan waktu 2,5 sampai 3 bulan. Jika di kelola dengan baik, metode dan perawatan yang baik, mudah-mudahan dalam rentan waktu tersebut lele anda sudah siap panen dengan bobot standar.

 

 

Share this :

Previous
Next Post »