Analisa luarbiasa bisnis budidaya lele

06.17
Analisa Keuntungan Bisnis Budidaya Lele, Budidaya lele mulai menjadi usaha yang di minati banyak kalangan, usaha yang dulunya hanya di geluti oleh kalangan menengah ke bawah, sekerang sudah berkembang pesat menjadi peluang bisnis yang tidak lagi di pandang sebelah mata, terbukti banyak para profesional yang banting setir menjadi pengusaha budidaya lele.

Salah satu contohnya adalah saptono, seorang yang dulunya malang melintang sebagai guide di dunia parawisata indonesia, penghasilanya cukup besar dan teratur tiap bulanya, namun ia memilih banting setir dan memulai bisnis budidaya lelenya, ia memilihih pulang kampung dan memulai bisnisnya disana, mengajak para warga dan pemuda setempat mendirikan organisasi tani, hasilnya saat ini saptono mampu memanen 200 ribu bibit lele perminggunya, dengan omset ratusan juta perbulan dari usaha budidaya lele dan ternak lainya.

Saptono adalah salah satu contoh, masih banyak figur-figur lain yang juga sukses di bidang ini, mulai dari mantan PNS, mantan pegawai bank, dan banyak lagi  figur lain dengan latar belakang yang berbeda-beda.

Kenapa budidaya lele mampu memikat mereka-mereka yang sudah jelas berpenghasilan tetap dan teratur setiap bulanya, Karena budidaya lele memiliki prospek kedepan yang bagus, ikan lele merupan jenis ikan air tawar yang memiliki nilai konsumsi cukup tinggi di indonesia, permintaan pasar yang terus bertambah kian hari, dan harga yang terus merangkak naik.

Bisnis ini akan memberikan keuntungan yang luar biasa jika di kelola dengan baik dengan metode yang baik pula. Kebanyakan para pemula gagal karena tidak tau cara perawatan yang benar, seperti apa cara penyortiran, kapan melakukan penyortiran, kapan melakukan penggantian air ( jika di kolam terpal ), waktu pemberian pakan dan vitamin, penanganan pencegahan penyakit, dan lain sebagainya.


 

 

 

 

Analisa  Luarbiasa budidaya lele

Kita akan mulai menganalisa berapa keuntungan yang akan di dapat, dalam dunia budidaya, kematian pasti ada, namun jika kematian terjadi dalam jumlah besar, berarti itu tidak wajar. Apabila kematian / kehilangan lebih dari 10 % dari total jumlah yang di tanam saat panen, berarti ada yang salah dari metode dan perawatanya.

Jika anda mempunyai kolam dengan ukuran 3x2 m, 5 kolam saja, dengan ketinggian air 60 sampai 80 cm. Untuk satu kolam dengan ukuran tersebut dapat di tanam ikan sebanyak 1500 sampai 2000 kita buat satu kolam berisi 1500 ekor x 5 kolam = 7500 ekor. Ini termasuk skla kecil, mengingat modal awal hanya bibit dan kolam terpal yang tidak terlalu besar biayanya. Dalam waktu 3 bulan lele sudah siap panen, untuk jenis lele sangkuriang rata-rata 3 bulan bahkan bisa 2,5 bulan. Jika penanman awal sebanyak 7500 kita ambil 10% sebagai angka kematian saat panen, jadi total 6750 ekor. Kemudian rata-rata 10 ekor / 1 kg jadi total panen 675 kg x harga per 1 kg di bulan januari 2016 rata-rata 15.000 untuk daerah pekan baru. Jadi total pendapatan kotor 10.125.000 rupiah.

Untuk pakan kita asumsikan 100kg untuk 100 ekor selama 3 bulan.
Pakan awal (bibit lele) jenis pakan PF-1000 satu sak 10 kg = Rp126.000
Pelet 781-1 satu sak 30 kg = 247.000
Pelet 781-2 satu sak 30 kg = 242.000
Pelet 781-3 satu sak 30 kg = 236.000
Total / 100 ekor sampai panen 100 kg = 852.000 x 75 ( jumlah benih / 100 ekor ) =6.380.000

Bibit 7500 x 150/ekor = 1.125.000
Pengluaran 6.380.000 + 1.125.000 = 7.505.000.

Pendapatan kotor - pengluaran = 10.125.000- 7.505.000 = 2.620.000
Dalam tiga bulan anda dapat menghasilkan 2.620.000 untuk budidaya kategori skala kecil.

Untuk memper kecil pengluaran pakan, di beberapa tempat budidaya yang pernah saya kunjungi, ada beberapa petani yang menggunakan pakan oplosan setelah umur lele menginjak 2 bulan, biasanya bahan yang di gunakan adalah pelet 781-2 + dedak + ikan asin samapah, kemudian di giling.

Anda berminat, baca Panduan Bisnis Budidaya Lele Lengkap Dari A Sampai Z

Mohon maaf apabila harga pakan maupun harga beli dan jual tidak sesuai dengan yang ada di daerah anda.

Share this :

Previous
Next Post »